Senin, 21 November 2011

Rock Music


Pembaca yang rutin mengunjungi weblog saya pasti menyadari kalau ada perubahan pada materi postingan saya akhir-akhir ini. Memang belakangan ini saya sedang suka menuangkan isi pikiran saya kedalam weblog dan isinya merupakan “asbun” sebenarnya, namun mumpung pikiran saya masih jalan dan ada mood untuk mengetik postingan baru didalam weblog saya menghindari writers block.
Sembari mengetik artikel ini, saya sedang mendengarkan lagu dari Bullet For My Valentine yang berjudul Waking The Demon di laptop. Judul yang cukup mengerikan bagi kebanyakan orang, namun bagi para metal heads dan para hardrockers judul-judul seperti itu sudah biasa.
Bicara soal lagu rock, saya beberapa waktu ini mulai suka mendengarkan lagu-lagu rock, mulai dari Bullet For My Valentine, Avenged Seven Fold, Trivium, Slipknot, System of A Down, Metallica sampai pada band yang beraliran Symphoni metal, Haggard. Saya pernah baca, mungkin juga mendengar dari kabar burung bahwa alunan musik rock memberikan dampak negative, baik fisik maupun rohani. Memang musik rock memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pribadi seseorang, jenis aliran ini bisa membuat seseorang menjadi bersemangat namun bersemangatnya lebih mengarah ke agresifitas. Musik ini juga dikatakan penciptanya dalah Lucifer, The Fallen Angel yang dibuang dari surga karena ingin menyamai Tuhan. Menurut yang saya dengar, Lucifer dulunya dalah malaikat tinggi di surga atau bisa juga disebut ArchAngel, menurut rumor; Lucifer-lah yang menciptakan musik dan memimpin paduan suara malaikat disurga. Saat masih SMA, saya pernah diberitahu bahwa arti nama Lucifer adalah Pembawa Cahaya, namun karena terobsesi ingin menjadi seperti Tuhan, dia dibuang ke bumi, maka Lucifer mendapat julukan “The Fallen Angel”. Dibumi dia bermaksud ingin mempengaruhi umat manusia, terutama kaum muda dengan musik, karena musik sangat mudah membuai seseorang, maka diciptakanlah jenis musik rock ini.
Ada penelitian tentang musik rock, dimana ada 3 buah tanaman masing-masing, tanaman pertama dibiarkan tumbuh normal, yang kedua diperdengarkan musik rock dan yang ketiga diperdengarkan musik klasik berupa orkestra kalau tidak salah musik ciptaan Wolfgang Amadeus Mozart. Tanaman pertama tumbuh dengan normal, tanaman ketiga tumbuh agak lebih cepat dari tumbuhan normal dan tumbuhan ketiga yang mana diperdengarkan musik rock, mati. Dengan penelitian tadi, kita menyadari bahwa musik rock juga berpengaruh terhadap makhluk hidup lain dan juga pengaruhnya merupakan pengaruh negative. Pengaruh fisik maupun agresifitas yang saya sempat katakan tadi, saya bisa memberikan contoh; Ada salah satu serangga yang merespon jika mendengarkan alunan musik rock, yaitu anai-anai atau rayap. Seandainya ada dua rumah yang bahan bangunannya terbuat dari kayu, penghuni rumah yang pertama tidak suka menyetel musik rock dan penghuni rumah yang kedua sangat suka denga musik rock kemudian masing-masing rumah ada rayap yang sedang melahap bangunan mereka, maka rumah kedua yang penghuninya sangat suka menyetel musik rock rumahnya akan lebih cepat dilahap rayap daripada rumah pertama yang penghuninya tidak suka akan musik rock. Kenapa bisa begitu? Karena rayap akan beraktifitas lebih cepat sekitar 2 kali lipat jika medengar alunan musik rock.

Kalian yang membaca artikel ini mungkin berpikir bahwa saya sudah menjadi pemuja setan, namun hal itu tidak benar sama sekali. Saya mendengar musik ini hanya sekedar ingin membuat saya tetap terjaga dan agar ketika orang tua bertengkar saya tidak perlu mendengarkan pertengkaran mereka. Saya sebenarnya lebih suka aliran musik R&B dan musik orkestra klasik, baik musik dari Mozart, Bach maupun Beethoven. Jadi, jangan berpikiran negatif dahulu terhadap saya.

By; Allan Larry Engelbert Mapaliey

Tidak ada komentar:

Posting Komentar